Puisi Ibuku Dehulu Karya Amir Hamzah

Puisi Ibuku Dehulu Karya Amir Hamzah
Puisi Ibuku Dehulu Karya Amir Hamzah

Puisi Ibuku Dehulu Karya Amir Hamzah bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Pangeran Indera Putera adalah seorang sastrawan Indonesia angkatan Pujangga Baru.

Nama Amir Hamzah diberikan oleh sang ayah, Tengku Muhammad Adil, karena kekagumannya kepada Hikayat Amir Hamzah.

Dia lahir di Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Timur pada tanggal 28 Februari 1911 dalam lingkungan keluarga bangsawan Melayu (Kesultanan Langkat).

Puisi Ibuku Dehulu Karya Amir Hamzah

Ibuku Dehulu

Ibuku dehulu marah padaku

diam ia tiada berkata

aku pun lalu merajuk pilu

tiada peduli apa terjadi.

*

Matanya terus mengawas daku

walaupun bibirnya tiada bergerak

mukanya masam menahan sedan

hatinya pedih kerana lakuku.

*

Terus aku berkesal hati

menurutkan setan, mengkacau-balau

jurang celaka terpandang di muka

kusongsong juga – biar cedera.

*

Bangkit ibu dipegangnya aku

dirangkumnya segera dikucupnya serta

dahiku berapi pancaran neraka

sejuk sentosa turun ke kalbu.

*

Demikian engkau;

Ibu, bapa, kekasih pula

berpadu satu dalam dirimu

mengawas daku dalam dunia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*