Puisi Januari Karya Joko Pinurbo

Puisi Januari Karya Joko Pinurbo
Puisi Januari Karya Joko Pinurbo

Puisi Januari Karya Joko Pinurbo merupakan sosok penyair terkemuka Indonesia. Ia banyak menulis karya-karya puisi yang khas dan memiliki warna tersendiri dalam dunia puisi tanah air.

Joko Pinurbo merupakan seorang penyair Indonesia kelahiran Sukabumi, 11 Mei 1962. Ia memilki istri bernama Nurnaeni Amperawati Firmina yang dikaruniai dua orang anak yaitu Paska Wahyu Wibisono dan Maria Azalea Anggraeni. Ayah Joko bernama Sumardi sedangkan ibunya bernama Ngasilah.

Puisi Januari Karya Joko Pinurbo

Januari

untuk NAF

Januari yang lusuh datang padaku

dengan wajah putih kelabu.

“Beri aku tempat perlindungan.

Musim begitu rusuh.

Bahaya mengancam dari segala jurusan.”

*

Hujan yang basah kuyup tubuhnya

kuungsikan ke dalam botol bersama kilat,

guruh dan ledakan-ledakan petirnya.

*

Angin yang menggigil kedinginan

kusembunyikan ke dalam gelas

bersama desah, desau dan desirnya.

*

Semoga sekalian kata dan makna

yang kuziarahi bertahun-tahun lamanya

ikhlas menerima cobaan yang tiada putusnya

sebab memang begitu jauh

jarak perjalanan di antara mereka.

*

Semoga sekalian luka dan sembilu

yang tak henti-henti meruyaknya

tidak saling sayat dan sakit hati

justru karena demikian dalam percintaan

di antara keduanya.

*

Januari yang lusuh datang padaku

seperti doa yang rela bersekutu

dengan sekalian kata dan ucapan

yang sering gagap dan gagu.

1997

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*