Puisi Pagi Karya Sanusi Pane

Puisi Pagi Karya Sanusi Pane
Puisi Pagi Karya Sanusi Pane

Puisi Pagi Karya Sanusi Pane merupakan seorang penulis yang lahir di Muara Sipongi, Sumatera Utara pada tanggal 14 November 1905.

Beliau termasuk tokoh sastra Angkatan Pujangga Baru yang aktif menerbitkan karya di tahun 1920-an hingga 1940-an. Beliau telah tutup usia pada tanggal 2 Januari 1969 di usia 62 tahun.

Karya Dalam membuat karya sastra, Sanusi Pane terinspirasi dari kejayaan budaya Hindu-Budha di tanah air pada masa lampau. Pandangan beliau di bidang kesusastraan dianggap merupakan kebalikan dari Sutan Takdir Alisjahbana.

Sanusi Pane banyak menciptakan karya sastra berupa puisi, namun juga menulis drama yang menggali peristiwa sejarah. 

Kumpulan sajak pertamanya yang berjudul “Pancaran Cinta” terbit tahun 1926, sedangkan untuk dramanya pertama kali diterbitkan pada tahun 1933 yang berjudul “Sandyakala ning Majapahit”.

Puisi Pagi Karya Sanusi Pane

Pagi

Pagi telah tiba, sinar matari

Memancar dari belakang gunung,

Menerangi bumi, yang tadi dirundung

Malam, yang sekarang sudahlah lari.

Alam bersuka ria, gelak tersenyum,

Berseri-seri, dipeluk si raja siang.

Duka nestapa sudah diganti riang,

Sebab Sinar Bahagia datang mencium.

Mari, O Jiwa, yang meratap selalu

Dalam rumahmu, turutlah daku.

Apa guna menangisi waktu yang silam?

Mari, bersuka ria, bercengkerema

Dengan alam, dengan sinar bersama-sama,

Di bawah langit yang seperti nilam.

1 Trackback / Pingback

  1. Puisi Rindu Karya Sanusi Pane | Penginapan Villa di Lembang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*