Puisi Puisi Oktober Puisi Taufiq Ismail Sajak

Puisi Puisi Oktober Puisi Taufiq Ismail Sajak
Puisi Puisi Oktober Puisi Taufiq Ismail Sajak

Puisi Oktober Hitam Karya Taufiq Ismail penyair yang dikenal luas sebagai tokoh sastrawan Angkatan ’66 ini lahir di Bukittinggi, 25 Juni 1935 dan dibesarkan di Pekalongan.

Puisi Oktober Hitam Karya Taufiq Ismail

Oktober Hitam

(1)

Atap-atap gunung

Dan daratan

Meratap

Ke mega gemulung

Mata yang duka

Menatap

Sepanjang pagi murung

Angin yang nestapa

Berdesah

Awan pun mendung Di musim pengap

Yang gelisah Menitiklah gerimis

Karena berjuta

Telah menangis

Tujuh lelaki

Telah mati Pagi itu

(2)

Kaki kami lamban menyongsongmu, Kenyataan

Begitu keras kau gedor-gedor pintu negeri kami

Yang terkantuk-kantuk dalam kefanaan panjang

Dan terendam mimpi demagogi

*

Cakar kekhianatan

Telah mencengkeram urat leher

Menebas jalan napas

(3)

Pohon-pohon cemara

Pohon asam

Pohon randu sepanjang jalan

Pohon pina di hutan-hutan

Pohon kamboja di pekuburan

*

Menundukkan

Daun-daunnya

*

Dan margasatwa

Kawanan unggas

Burung kepodang

Balam dan elang

*

Berbisik-bisik

Tiada henti

Menyebut nama-Mu.

(4)

Darah Ade, anak perempuan mungil itu

Menetes sepanjang tongkat ayahnya

Yang bertelekan di kuburan

Menahan berat beban cobaan

Tapi tetap tegak bertahan

*

Sembilu telah mengiris

Langit

Menyayat-nyayat mega

Menurunkan gerimis

Semua berbisik

Tiada henti

Menyebut nama-Mu

*

Kami pun terjaga dalam Oktober yang hitam

Bangkit dari kabut ilusi

Tahun-tahun meleleh, tangan ‘kan menegak keadilan

Dalam deram tak tertahan-tahan!

(5)

Awan pun jadi mendung

Di pagi musim yang pengap

Ketika arakan jenazah

Bergerak pelahan

*

Di atas kendaraan baja

Di bawah awan nestapa

Dipagar air mata

Kulihat pagi jadi mendung

Kulihat cuaca mengundang gerimis

Di negeri yang berkabung

Dalam duka mengiris

*

Fajar kelabu Fajar kelam

Pagi pembunuhan

Pagi yang hitam

Tujuh lelaki

Telah mati

Dikhianati.

1965

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*